Apakah kita benar benar menuju ke sana?
Di tengah ketidakpastian global yang makin kompleks, Indonesia membutuhkan satu kompas untuk membaca arah, mengukur kemajuan, dan memastikan masa depan tidak berjalan tanpa kendali. Indonesia Emas Progress Index (IEPI) adalah indeks komposit yang mengukur perjalanan menuju 2045 melalui 32 indikator dan 6 pilar.
Selama ini, setiap aspek pembangunan diukur sendiri sendiri oleh berbagai lembaga, dengan metodologi dan tujuan yang berbeda. Akibatnya, kita melihat potongan data, bukan gambaran utuh.
GDP tumbuh, tetapi apakah ketimpangan menyempit? Skor kepercayaan publik naik, tetapi apakah tata kelola membaik? Tanpa satu sistem yang menghubungkan indikator ini, risiko sistemik bisa tersembunyi dan arah masa depan sulit diprediksi.
IEPI adalah indeks komposit multidimensi yang mengukur kemajuan Indonesia menuju 2045 secara menyeluruh, terintegrasi, dan berorientasi pada masa depan, bukan sekadar potret hari ini, tetapi probabilitas keberhasilan di masa depan.
Mengukur kekuatan ekonomi, produktivitas, investasi, dan kemampuan naik kelas ke high income country.
Menilai kualitas SDM, pendidikan, kesehatan, keterampilan, dan kesiapan menghadapi masa depan.
Mengukur efektivitas institusi, kualitas regulasi, integritas, dan tingkat kepercayaan publik.
Menilai pengaruh Indonesia di dunia: diplomasi, soft power, posisi strategis, dan daya tawar global.
Mengukur ketahanan lingkungan, ketahanan energi, ketahanan pangan, dan keberlanjutan pembangunan.
Menilai kapasitas inovasi, adopsi teknologi, digitalisasi, dan kesiapan menghadapi disrupsi.
Skor yang ditampilkan adalah edisi September 2026, publikasi terakhir yang telah dirilis. Pemeriksaan sumber edisi Oktober masih berlangsung; keberadaan sumber resmi tidak dengan sendirinya membuktikan kecocokan angka, periode, definisi, atau verifikasi independen.
Skor 80,2 menunjukkan posisi relatif terhadap trayektori yang ditetapkan model, bukan persentase penyelesaian seluruh tujuan Indonesia Emas 2045.
Core 91,3 adalah rata-rata tertimbang enam pilar terhadap trayektori edisi September 2026. Trust 100,0 merupakan bobot kualitas relatif yang tercatat pada edisi tersebut, bukan bukti bahwa seluruh data mutakhir atau telah diverifikasi independen. IEPI★ 80,2 adalah skor terbit September 2026; angka Oktober belum dirilis karena tinjauan data dan RiskAdj belum selesai.
Rincian indikator pada halaman ini memuat observasi dari periode yang berbeda dan tidak boleh dibaca sebagai data Oktober. Sumber resmi tetap perlu dicocokkan terhadap angka, unit, definisi, cakupan, dan tahun observasinya. Pembaruan Oktober baru akan ditampilkan setelah tinjauan tersebut selesai.
Angka Kematian Ibu turun tajam dari 189 menjadi 144 per 100 ribu kelahiran hidup, terverifikasi terhadap rilis primer SUPAS 2025. Indeks SPBE naik ke 3,12 dan Indeks Pelayanan Publik naik ke 4,02, keduanya rilis KemenPAN-RB terbaru. Empat dari enam pilar kini berstatus On Track, dan Kemiskinan Ekstrem (0,85%) sudah di bawah titik trayektori 0,98%.
| Pilar | Cakupan | Skor | Trust | Bobot | Trayektori | Status |
|---|
Klik pilar untuk melihat indikator, bobot, trust, klasifikasi sumber, dan rujukan. Tahun observasi dapat berbeda antarindikator; klasifikasi sumber tidak menggantikan verifikasi angka dan keterbandingan.
Edisi September 2026 mencatat Core 91,3 dan IEPI★ 80,2. Angka ini menggambarkan posisi relatif terhadap trayektori yang ditetapkan dalam model, bukan persentase penyelesaian seluruh tujuan Indonesia Emas 2045.
Menguat ketika capaian indikator mendekati titik trayektori Tahap 1. Indikator dengan baseline rendah seperti Maritim dan Ekonomi Hijau memiliki ruang tumbuh terbesar, sehingga setiap perbaikan berdampak proporsional besar.
Di Metodologi v5.0, trust membobot kontribusi indikator ke dalam Core. Nilai 100,0 yang tercatat pada edisi September adalah bobot internal, bukan penilaian bahwa semua sumber mutakhir atau telah diverifikasi independen.
Membaik ketika stabilitas fiskal, politik, ketahanan iklim dan energi, serta stabilitas geopolitik menguat bersama. Faktor ini kini 0,880, dengan Ketahanan Iklim & Energi (85) sebagai komponen terendah; menyejajarkannya ke 90 akan langsung mengangkat skor di seluruh pilar.
| Horizon | Core | Trust | Risk | IEPI★ | Pencapaian |
|---|---|---|---|---|---|
| Saat ini · Sep 2026 | 91,3 | 100,0 | 0,880 | 80,2 | 80% |
| Skenario: Ketahanan Iklim & Energi +5 | 91,3 | 100,0 | 0,890 | 81,3 | 81% |
| Skenario: seluruh faktor risiko ke 90 | 91,3 | 100,0 | 0,900 | 82,2 | 82% |
| Potensi penuh | 100,0 | 100,0 | 1,000 | 100,0 | 100% |
Mempercepat dan merapikan rilis data resmi. Data yang lengkap dan tepat waktu langsung memperkuat Trust.
Memperbaiki kualitas pelaporan di tingkat tapak, terutama indikator lingkungan dan ekonomi kewilayahan yang masih timpang antarwilayah.
Memperkuat metodologi dan menguji validitas angka, menjaga integritas indeks agar tetap dapat ditelusuri.
Berkontribusi pada capaian nyata di lapangan: pengelolaan sampah, ekonomi biru, hingga pendidikan, yang semuanya terbaca dalam Core.
IEPI menjadi kompas bersama untuk membaca arah, mengelola risiko, dan mempercepat Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Membaca Arah · Mendeteksi Risiko · Mempercepat Kemajuan
"What gets measured, gets improved."
IEPI akan terus berkembang menjadi sistem intelijen strategis nasional yang semakin kuat, terbuka, dan berdampak nyata bagi Indonesia.
Bebas dari kepentingan politik dan ekonomi.
Menggunakan data terbaik dan metodologi terpercaya.
Terbuka, mudah diakses, dan dapat diverifikasi.
Melibatkan pemerintah, swasta, akademisi, dan masyarakat.
Mendorong keputusan lebih baik untuk masa depan Indonesia.
Rujukan mengidentifikasi sumber yang digunakan dalam model. Setiap angka tetap perlu dicocokkan dengan dokumen, unit, periode, cakupan, dan metodologi sebelum dinyatakan terverifikasi.